
Pengolahan
Kami mengolah limbah B3 menggunakan teknologi Insinerator dengan sistem Air Pollution Control (APC), memastikan zero-risk bagi lingkungan dan 100% kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
Keunggulan Jasa Pengolahan Limbah B3
Teknologi Ramah Lingkungan
Memastikan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan kelestarian alam.
Kepatuhan Legal Tanpa Kompromi
Tersertifikasi ISO dan selalu mematuhi standar PROPER serta regulasi pemerintah untuk menjamin operasional Anda bebas dari risiko hukum.
Ditangani oleh Ahli Bersertifikat
Tim profesional kami memiliki jam terbang tinggi dalam mengelola material berbahaya dan beracun dengan standar keselamatan ketat.
Cradle To The Grave
Mengelola hingga sisa hasil pembakaran (residu) dengan metode Landfill yang aman dan tersertifikasi.
Proses Pengolahan Limbah B3

1. Penghancuran Senyawa Beracun Limbah B3 (Primary & Secondary Burner)
- Primary Burner: Limbah B3 dimasukkan dan dibakar pada tahap pertama. Proses ini menyisakan abu padat (Ash Residue) yang kemudian ditampung di bagian bawah agar tidak mencemari lingkungan.
- Secondary Burner: Gas sisa hasil pembakaran dari ruang primer seringkali masih mengandung senyawa organik beracun yang belum hancur. Gas ini kemudian dibakar kembali dengan suhu yang sangat tinggi di ruang sekunder untuk memastikan pemecahan dan penghancuran total senyawa-senyawa berbahaya tersebut.
2. Efisiensi Energi (Heat Exchanger)
Sebelum didinginkan, gas panas melewati Heat Exchanger. Alat ini menyerap dan memanfaatkan kembali energi panas dari gas buang tersebut. Hal ini membuat keseluruhan sistem menjadi lebih efisien dalam penggunaan energi.
3. Pencegahan Dioksin dan Furan (Cooling Tower)
- Gas buang yang sangat panas didinginkan secara mendadak (menggunakan suplai air pendingin / Cooling Water Supply).
- Pendinginan cepat (quenching) ini merupakan teknik krusial dalam pengolahan B3 karena mencegah terjadinya de novo synthesis, yaitu proses pembentukan kembali senyawa turunan beracun seperti dioksin dan furan yang mematikan jika dibiarkan mendingin secara perlahan.
4. Netralisasi Asam dan Penyerapan Logam Berat (Rotary Contactor)
Pada tahap ini, mesin menginjeksikan dua bahan kimia penting untuk membersihkan gas buang:
- Karbon (Carbon Storage): Karbon aktif diinjeksikan untuk menyerap polutan organik yang tersisa serta menangkap partikel logam berat dalam wujud gas.
- Kapur (Lime Storage): Berfungsi untuk menetralkan gas-gas bersifat asam (seperti Sulfur Dioksida/SO2 atau Asam Klorida/HCl) yang dihasilkan dari pembakaran limbah kimia.
5. Penyaringan Partikel Debu (Fabric Filter)
- Gas yang sudah dinetralkan dan diikat polutannya kemudian disedot melewati Fabric Filter (Filter Kain atau Baghouse).
- Alat ini bertugas menyaring partikel debu halus dan residu beracun (Flyash Residue). Debu yang sudah bercampur dengan karbon penyerap dan kapur akan tertahan di sini, masuk ke penampung di bawahnya, dan memastikan gas yang lolos benar-benar bersih dari partikel padat.
6. Pengolahan Limbah Cair dan Pelepasan Emisi (Stack Outlet & Setting Tank)
- Stack Outlet: Setelah melalui semua tahap penyaringan (penghancuran ganda, pendinginan cepat, netralisasi, dan filtrasi), gas buang yang akhirnya dilepaskan melalui cerobong asap (stack) sudah memenuhi baku mutu emisi lingkungan (bersih dari partikel padat, gas asam, dan dioksin).
- Pengolahan Air: Sistem ini juga mengelola air sisa proses pendinginan melalui tangki pengendapan (Setting Tank). Residu padat dibiarkan mengendap terlebih dahulu sebelum airnya (Liquid Effluent) dialirkan ke tempat penampungan akhir secara aman.
Secara keseluruhan, sistem ini terintegrasi secara ramah lingkungan karena tidak hanya sekadar membakar limbah B3, tetapi secara aktif menetralisir, menyaring, dan mencegah terbentuknya emisi udara beracun sebelum dilepaskan ke atmosfer.
Fasilitas Berskala Industri di Tempat Pengolahan Limbah B3
Plant pengolahan kami di Cikampek, Karawang, dilengkapi infrastruktur berstandar tinggi untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan akurasi data limbah Anda:
Loading Bay
Area untuk menerima limbah dari transporter
Laboratorium
Untuk memeriksa karakteristik limbah sebelum diproses
TPS
Tempat Penyimpanan Sementara dilengkapi Cool Storage
Penyimpanan Abu
Untuk limbah hasil pembakaran yang tidak dapat didaur ulang
Sistem Keamanan
CCTV, fire alarm, dan sistem kontrol akses untuk kejadian tidak diinginkan
Ruang Kendali (Control Room)
Mengawasi dan mengontrol seluruh proses pengolahan secara otomatis
Jembatan Timbang
Menimbang berat limbah sebelum diturunkan dari transporter
Sistem Pengendali Emisi
Memastikan gas buang memenuhi standar lingkungan
Penanganan Residu Akhir (Landfill) yang Bertanggung Jawab
Tanggung jawab kami tidak berhenti di mesin insinerator. Abu sisa pembakaran yang tidak dapat didaur ulang kami kelola menggunakan metode Eco-Landfill. Bekerja sama dengan fasilitas Landfill tersertifikasi dari PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), kami menjamin residu stabil dan tidak akan mencemari lingkungan. Solusi cradle-to-grave ini memastikan kepatuhan penuh bagi perusahaan Anda.

Foto udara hamparan Eco-landfill atau lokasi yang dijadikan penimbunan limbah yang telah diolah dan stabil di area PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Bogor, Jawa Barat

Hubungi Kami
Konsultasi gratis dan solusi yang tepat untuk kebutuhan limbah B3 Anda. Lindungi lingkungan dan patuhi regulasi dengan layanan profesional kami.
