Pengelolaan Limbah Medis yang Baik Berpengaruh Terhadap Kualitas Lingkungan Hidup

02 April 2021 13:00
Kontributor: Humas Jasa Medivest

Direktur PT Jasa Medivest Olivia Allan mengungkapkan, penghargaan yang diterima dalam Merdeka Award menjadi berkat dukungan dari banyak pihak, termasuk masyarakat yang turut mendukung alur kelola limba B3 infeksius.

"Terima kasih atas apresiasi yang diberikan untuk Jasa Medivest, tidaklain hal ini berkat dukungan para pemegang saham, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Apresiasi ini milik masyarakat, bersama kami senantiasa mengedepankan alur kelola limbah B3 Infeksius secara mumpuni dan ramah lingkungan di Indonesia," kata Olivia.

PT Jasa Medivest merupakan entitas anak Badan Usaha Milik Daerah Jawa Barat yang telah terbukti berkomitmen mengelola limbah medis (limbah B3 Infeksius) secara mumpuni dan ramah lingkungan di Indonesia. Dalam satu harinya, maksimal 24 Ton Limbah diolah secara termal di plant dawuan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Fasilitasi pengangkutan limbah B3 infeksius melalui armada berizin, limbah medis dimusnahkan dengan dua mesin incinerator ramah lingkungan (500 kilogram per jam) berteknologi stepped heart controlled air (lengkap dengan alat pengendali pencemaran). Sementara itu, residu (abu) hasil bakarnya dikirimkan ke pihak pengelola sanitary landfill berizin.

"Pengelolaan limbah medis yang baik, benar dan aman tentunya akan berpengaruh terhadap kualitas kesehatan lingkungan hidup, dan manusia tentunya. Mari kita ciptakan harmoni positif untuk Negeri,"seru Olivia Allan, Direktur PT Jasa Medivest.

Sebelumnya, penghargaan Merdeka Award didapatkan oleh Jasa Medivest, mengingat peran aktifnya mendukung upaya Pemerintah untuk dapat mengimplementasikan penanganan limbah covid-19 di Era Pandemi. Edukasi penanganan limbah covid-19 bagi para tenaga kesehatan di lingkungan Fasyankes secara berkala, berperan aktif mewujudkan tata kelola limbah infeksius yang bersifat ramah lingkungan.

Tanggap dalam upaya penanganan limbah covid-19 di Indonesia, diawali proses pemulangan ABK Diamond Princess Maret 2020. Tercatat pada neraca limbah covid-19 pada periode Bulan Maret Hingga Desember 2020 yang dilaporkan Perseroan pada Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jasa Medivest telah mengelola 730 Ton limbah Covid-19 yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, diantaranya Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, DKI Jakarta, Maluku, Sumatera Barat, DIY, Nusa Tenggara Barat dan Jambi.

Post Berita Terbaru

whatsapp-chat